Membangun Budaya Mutu Berkelanjutan: SMP NASA Ikuti Pembinaan Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Bersama Pengawas Pembina KBB

Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat — Komitmen SMP NASA Islamic Boarding School dalam menghadirkan layanan pendidikan berkualitas tinggi kembali diperkuat melalui agenda pembinaan intensif. Pada hari ini, sekolah mendapat kehormatan dengan hadirnya Pengawas Pembina Kabupaten Bandung Barat, Ibu Trisnawaty, S.Pd., M.Pd., yang memimpin langsung sesi pembinaan dan sosialisasi kebijakan mutu pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus SMP NASA ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah, Adam Bagus Sampurna, S.H., S.Pd., M.M., serta Kepala Tata Usaha dan tenaga kependidikan, Hilda Dwi Septiani, S.Pd.
Urgensi Kebijakan Penjaminan Mutu Pendidikan
Dalam pemaparan materinya, Ibu Tristy menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan nasional—sejalan dengan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah—memerlukan transformasi mendasar. Meskipun alokasi anggaran pendidikan nasional terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya, efektivitas tersebut harus dikawal melalui instrumen penjaminan mutu yang terukur.
Capaian hasil belajar peserta didik, baik dalam aspek literasi, numerasi, maupun karakter, tidak lagi dipandang sebagai hasil yang berdiri sendiri, melainkan buah dari pengelolaan satuan pendidikan yang sistematis. Di sinilah pentingnya peran Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagai poros utama kontrol mutu layanan di tingkat satuan pendidikan.
Implementasi Siklus SPMI di Satuan Pendidikan
Pembinaan ini mengupas tuntas kerangka kerja SPMI yang berbasis pada siklus perbaikan berkelanjutan (continuous quality improvement), yang mencakup 5 tahapan utama:
- Penetapan Standar Mutu: Sekolah menetapkan acuan operasional berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) atau standar mandiri yang lebih tinggi untuk melampaui standar minimal.
- Pemetaan Mutu: Melakukan analisis berkala menggunakan instrumen seperti Rapor Pendidikan, hasil Asesmen Nasional, dan evaluasi diri guna mengidentifikasi akar masalah secara objektif.
- Perencanaan Peningkatan Mutu: Menyusun dokumen perencanaan strategis (seperti KSP, RKJM, RKT, hingga ARKAS) yang berbasis pada rekomendasi pembenahan dari data rapor pendidikan.
- Pelaksanaan Peningkatan Mutu: Mengeksekusi program dan kegiatan perbaikan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
- Pemantauan dan Evaluasi: Mengukur dampak nyata (delta pencapaian mutu) dari program yang telah dijalankan guna memastikan perbaikan mutu terjadi secara konsisten dari waktu ke waktu.
Komitmen SMP NASA Menuju Sekolah Unggul Berbasis SPMI
Kepala SMP NASA, Adam Bagus Sampurna, S.H., S.Pd., M.M., menyambut baik dan mengapresiasi arahan serta bimbingan yang diberikan oleh Pengawas Pembina Kabupaten Bandung Barat. Beliau menegaskan bahwa pembinaan ini menjadi momentum penting bagi SMP NASA untuk terus menyelaraskan antara keunggulan program kepesantrenan (Islamic Boarding School)—seperti Tahfizh Al-Qur’an dan ilmu syar’i—dengan standar tata kelola akademik nasional yang akuntabel.
Melalui pendampingan ini, SMP NASA optimis dapat terus menginternalisasi budaya mutu, memperkuat kolaborasi seluruh warga sekolah (pimpinan, pendidik, tenaga kependidikan, komite, dan orang tua), serta bertransformasi menjadi institusi pendidikan menengah yang profesional, mandiri, dan berdaya saing global di Kabupaten Bandung Barat.



Related Posts